Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Air Susu Ibu (ASI)

Category: ASI dan MPASI

manfaat air susu ibuUNTUK bisa tumbuh menjadi anak yang sehat jasmani maupun rohani, sudah menjadi satu kepastian faktor makanan yang anda berikan kepada bayi anda memiliki peran yang sangat penting. Oleh karena itu, mulailah memberikan kepada bayi anda makanan yang berkualitas sejak dini, berkualitas dalam arti sesuai dengan usianya dan bergizi. Ada dua jenis makanan yang bisa kita berikan kepadanya, yaitu air susu ibu (ASI), susu formula dan makanan padat.

Hingga menjelang usia 6 bulan, bayi anda belum siap untuk makan makanan padat. Pada usia 0 hingga 6 bulan, ASI adalah makanan pokok terbaik untuknya. Tanyakan kepada para ahli medis tentang hal ini, maka mereka akan mengatakan bahwa cara paling sehat memberi makan kepada seorang bayi adalah dengan jalan memberinya ASI.

Karena zat-zat protektif yang dikandung di dalamnya, bayi yang diberi ASI memiliki kemungkinan kecil untuk terjangkit infeksi telinga (otitis media), alergi, diare, pneumonia, bronchitis, meningitis serta sejumlah penyakit pernafasan.

Sejumlah riset juga menunjukkan bahwa ASI dapat pula melindungi bayi dari serangan sindroma kematian mendadak atau Suddent Infant Death Syndrome.

Secara demikian, semakin lama anda memberinya ASI, maka semakin banyak manfaat yang ditimba oleh bayi dan diri anda. Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan banyak ahli medis menganjurkan agar para ibu menyusui bayinya selama mungkin, satu tahun atau bahkan hingga 2 tahun.

Dalam Alqur'an pun juga disebutkan ”Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.” (QS Al Baqarah [2]:33). Air susu ibu adalah karunia Allah bagi ibu dan bayi. Maka, masihkah kita akan menggantikan karunia Allah itu dengan jenis minuman lain bagi  buah hati kita.

Selain itu, pemberian ASI juga memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk ikatan khusus antara ibu dan bayinya (bonding). Alasan lain kenapa ASI merupakan zat makanan yang tepat bagi bayi adalah:

  • Lebih mudah dicerna oleh bayi
  • Mudah dalam pemberian dan tidak memerlukan persiapan
  • Tidak memerlukan biaya dan selalu siap tersedia
  • Bersih dan higienis
  • Ramah lingkungan karena tidak memerlukan botol, kaleng atau kotak yang harus dibuang ke dalam tong sampah.
Terdapat sejumlah manfaat pula bagi anda yang memberikan ASI kepada bayinya, antara lain:
  • Membakar sejumlah kalori dan membantu anda kembali ke berat normal lebih cepat
  • Mengurangi resiko kanker payudara dan ovarium
  • Menguatkan tulang sehingga anda dapat terhindar dari retak tulang di masa usia lanjut
  • Membantu uterus kembali ke ukuran normal lebih cepat