Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Kecemasan Calon Ayah

Category: Kehamilan

MENJADI seorang ayah untuk pertama kali bisa jadi merupakan salah satu pengalaman yang sangat menyenangkan, luar biasa dan sukar dipercaya. Namun, di sisi lain menghadapi kehamilan bersama pasangan Anda juga bisa menjadi masa yang penuh dengan tekanan dan kecemasan. Apa yang Anda rasakan pun bisa sangat nyata seperti apa yang dialami oleh sang istri, calon ibu. Sayangnya, sebagian calon ayah cenderung mengabaikan dan menyepelekan kondisi ini.

Sebagian konflik emosi yang Anda alami memang berbeda dari calon ibu. Ia bisa langsung merasakannya sedangkan Anda secara tidak langsung. Gejolak emosi Anda tidak serta merta timbul begitu mengetahui kehamilan pasangan. Tetapi kondisi ini semakin nyata setelah Anda melihat perubahan fisik pasangan Anda, lalu ketika merasakan si kecil bergerak-gerak di dalam rahimnya.

Anda mulai merasa ragu-ragu terhadap kemampuan diri sendiri menjadi seorang ayah. Apakah saya sudah berusaha memberikan yang terbaik untuknya? Bisakah saya menjadi seorang ayah yang baik untuk bayi saya kelak? Selain pertanyaan-pertanyaan tersebut, kondisi keuangan keluarga dan kesehatan juga bisa memicu stres dan kecemasan Anda. Tak usah merasa bersalah atau memiliki rasa cemas yang berlebihan karena semua itu wajar dan sering dialami calon ayah.

Berikut ini tips-tips yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi kecemasan yang Anda alami:

  • Ambil Inisiatif. Jangan sampai ketinggalan mengikuti perkembangan calon bayi sejak usia dini. Cari sebanyak mungkin informasi sehingga Anda bisa memahami perubahan yang di alami calon ibu. Dampingi pasangan Anda setiap kali melakukan pemeriksaan kehamilan.

  • Ikuti Kelas atau Kursus Kehamilan Bersama-sama. Dengan mengikuti kelas atau kursus ini Anda akan mendapat pengetahuan tentang kehamilan dan persiapan menjelang kelahiran. Selain itu, Anda akan semakin paham tentang cara merawat bayi. Di kelas ini pun Anda bisa saling berbagi pengalaman dengan calon-calon ayah lainnya.

  • Rencanakan Persalinan Bersama-sama. Anda bisa mendiskusikan proses persalinan yang diinginkan oleh calon ibu, tetapi jangalah memaksakan pendapat Anda. Jika memungkinkan, dampingi dia saat persalinan berlangsung untuk memberikan dukungan dan semangat. Menjadi saksi kelahiran buah hati akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Anda.

  • Jangan Mengurung Diri di Dalam Masalah Ini. Sampaikan kecemasan Anda kepada pasangan tanpa menakutinya. Di luar pun masih banyak orang yang bersedia untuk mendengarkan keluh-kesah Anda.