Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Jenis Irisan Pada Operasi Sesar

Category: Kehamilan

irisan operasi sesarSAAT ini memilih melahirkan dengan operasi sesar telah menjadi hal yang lumrah bagi ibu hamil. Beragam kondisi dan alasan yang bisa menjadi penyebab kenapa lebih memilih menjalani persalinan dengan operasi sesar. Namun, memilih operasi sesar bukan berarti tidak ada resiko setelahnya. Salah satu resiko yang bisa terjadi adalah kemungkinan untuk tidak melahirkan secara normal pada proses persalinan berikutnya, semua tergantung pada kondisi bagaimana operasi sesar sebelumnya dilakukan, terutama jenis irisan yang digunakan. Oleh, karena itu bagi yang ingin memilih melahirkan secara operasi sesar perlu mempertimbangkannya, kecuali memang dokter telah memutuskan harus dengan persalinan sesar setelah melihat kondisi dari ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Untuk menentukan jenis irisan sesar mana yang digunakan, dokter mempunyai banyak pertimbangan. Pertama, kecepatan untuk mencapai dan melahirkan janin; kedua, letak plasenta; ketiga, kosmetik; dan keempat, persiapan kemungkinan seksio sesarea (operasi sesar) pada kehamilan berikutnya.

Irisan Vertikal - Irisan melintang pada abdomen dan uterus ini adalah metode pertama yang muncul. Irisan vertikal di masa sekarang sudah jarang untuk dipraktekan karena irisan melintang pada rahim dan abdomen memiliki resiko yang jauh lebih besar untuk wanita. Irisan melintang pada jahitan sesar membuat rahim menjadi lemah dan beresiko besar untuk kehamilan berikutnya.

Irisan Horisontal - Metode irisan yang lain adalah metode irisan membujur atau irisan horizontal. Metode ini dipercaya lebih aman dan lebih banyak digunakan pada masa sekarang. Menurut babycenter.ca, mereka yang melakukan operasi sesar dengan irisan ini memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mampu melakukan persalinan normal pada kehamilan berikutnya ketimbang mereka yang melakukan operasi sesar dengan irisan melintang.