Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Pemberian Makanan Padat

Category: Makanan Bayi

MEMBERIKAN makanan padat kepada buah hati Anda perlu dilakukan secermat mungkin dan dilakukan secara bertahap. Karena hal ini adalah sebuah permulaan dari kebiasaan dan pola makannya yang akan memberikan kontribusi secara signifikan terhadap kesehatannya. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan bayi pada usia 6 bulan sudah bisa diberikan makanan padat. Bagaimanakah cara mengetahui bayi siap menerima asupan makanan padat serta porsi yang benar untuk memperkenalkannya?

Menurut penuturan dr Yulia Hernawati SpA, spesialis anak RS Islam Jakarta beberapa tahun yang lalu IDAI dan WHO menganjurkan bayi pada usia 4 bulan sudah bisa diberikan makanan padat. Akan tetapi, anjuran tersebut berubah menjadi 6 bulan (ASI eksklusif). Karena, pada usia itu, pencernaan bayi sudah lebih matang untuk menerima asupan selain ASI.

MPASI Diberikan Terlalu Dini

Lantas, bagaimana jika makanan padat diberikan saat bayi berusia 4 bulan? Kembali dr Yulia menjelaskan, memberi makanan padat terlalu dini hanya akan memperbesar potensi bayi terkena alergi makanan.

Apalagi pada bulan-bulan pertama, sistem pencernaan bayi belum berkembang secara sempurna. Jadi, makanan padat hanya akan menambah berat kerja sistem pencernaannya. Demikian halnya dengan perkembangan saluran pernafasan dan daya tahan tubuhnya yang belum sempurna.

Oleh karenanya, bayi pada usia 4-6 bulan ke bawah hanya bisa menerima ASI saja. "Memang kesiapan saluran pencernaan bayi berbeda-beda. Apalagi jika ibunya sibuk bekerja dan tidak bisa memberikan ASI, si bayi bisa mengalami konstipasi atau sembelit, lantaran tidak bisa menerima asupan dari susu formula. Makanya, dengan diberikannya cuti selama 3 bulan, ibu yang baru melahirkan diharapkan bisa memberikan ASI penuh. Sehingga, hak bayi terpenuhi untuk mendapatkan asupan ASI," papar ibu dua anak ini.

Memberikan makanan padat terlalu dini juga berpotensi menyebabkan si kecil tersedak. Bayi yang berusia di bawah 4-6 bulan belum bisa mengunyah makanan dengan benar.

"Jadi, pemberian makanan padat kepada si kecil merupakan proses belajar mengenal rasa, mengunyah serta menelan makanan. Tentunya, harus diberikan secara bertahap," sambung wanita berkacamata ini.

Jadwal Pengenalan Makanan Padat

Saat memberikan makanan padat, dr Yulia menyarankan mulanya harus diberikan dalam bentuk cair terlebih dulu, jangan langsung diberikan dalam bentuk padat. "Dicoba dulu, minggu pertama hanya diberikan pada pagi hari. Mulailah dengan memberinya satu jenis makanan baru. Pertama, kita perkenalkan dengan satu sendok makan. Kalau ternyata masih mau, bisa diberikan satu atau dua sendok lagi, tergantung dari nafsu makan si bayi. Besok pagi, mulai bertambah, satu hingga empat sendok," imbuh wanita 45 tahun ini.

Selain itu, perlu diperhatikan juga kesiapan giginya. Apakah si kecil sudah mulai tumbuh gigi? Atau apakah dia sudah siap mengunyah makanan? Kalau saat mengunyah makanan, tiba-tiba dia mau muntah, kita bisa memberinya air putih untuk mengurangi rasa mual dan muntah.

"Nah, pada minggu kedua bisa kita berikan pagi dan sore hari. Kemudian konsistensinya (campuran antara bubur susu dengan air) agak dipadatkan," jelas dr Yulia.

Kembali, dr Yulia menambahkan, minggu ketiga, pagi hari makan bubur susu, siang harinya bisa diberikan buah-buahan, dan malam harinya diberikan bubur susu lagi. Minggu selanjutnya, bisa diberikan bubur susu tiga kali sehari, yakni pagi, siang dan sore hari.

Sedangkan buah-buahan bisa diberikan di antara makan pagi dan makan siang. Misalnya, dengan diberikan di antara makan pagi dan makan siang. Misalnya, dengan diberikan buah pisang yang diserut atau buah pepaya yang diblender. Cukup mengenyangkan tapi mudah dicerna, serta kaya akan vitamin, mineral dan serat.

Sumber: lifestyle.okezone.com