Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Kegunaan Bedong

Category: Perawatan Bayi

membungkus bayi atau bedong

TRADISI membedong bayi yang baru lahir, memang sudah berlangsung sejak lama. Bukan orang Indonesia saja yang biasa membedong bayinya, tapi juga banyak digunakan di seluruh masyarakat Asia bahkan dunia. Bedong atau swaddling sebenarnya dilakukan untuk membuat si kecil menjadi merasa nyaman dan aman. Logikanya, ketika dibedong bayi akan merasa seperti dipeluk atau diingatkan pada suasana di dalam rahim ibu. Perasaan aman ini akan membantu si kecil menjadi tidur lebih lelap dan mengurangi efek terkejut atau hynogogic startles, yaitu gerakan terkejut yang normal terjadi bahkan oleh orang dewasa sekalipun. Biasanya, di usia 1-2 bulan, efek ini akan berkurang dengan sendirinya.

Read more: Kegunaan Bedong

Perihal Membungkus Bayi atau Bedong

Category: Perawatan Bayi

membungkus bayi atau bedong

DI Indonesia membungkus bayi atau bedong sangat umum dilakukan pada bayi yang baru lahir. Konon dari mitos yang berkembang, bedong ini dilakukan agar kaki si kecil tumbuh lurus atau tidak bengkok. Kain bedong yang digunakan, biasanya adalah kain flanel bersegi empat. Meski tidak sepenuhnya salah, namun membedong bayi sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kaki yang bengkok, melainkan untuk kehangatan dan kenyamanan bayi.

Read more: Perihal Membungkus Bayi atau Bedong

Merawat Tali Pusat

Category: Perawatan Bayi

SEBELUM dilahirkan, tali pusat ini berfungsi sebagai saluran suplai makanan dari plasenta. Tali ini juga sekaligus sebagai penyalur sisa metabolisme dan ekskresi janin. Setelah lahir tentu tali ini tidak diperlukan lagi, karena itu harus dipotong. Tapi biasanya dokter menyisakan sedikit bagian. Kira-kira 10-21 hari, tali pusat ini nantinya akan lepas dengan sendirinya. Nah sebelum lepas, bagian yang satu ini tetap harus mendapatkan perawatan khusus agar terhindar dari infeksi.

Read more: Merawat Tali Pusat

Tips Merawat Bayi Premature di Rumah

Category: Perawatan Bayi

merawat bayi premature

BAYI yang dilahirkan prematur biasanya membutuhkan perawatan intensif maupun semi-intensif di rumah sakit. Hal ini karena sistem atau organ-organ tubuhnya belum matang sehingga bayi butuh bantuan untuk tetap hidup. Namun, tidak semua bayi prematur harus dirawat di rumah sakit. Jika kondisinya memungkinkan, bayi prematur bisa langsung dibawa pulang ke rumah.

Read more: Tips Merawat Bayi Premature di Rumah