Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Tanda-tanda Mengantuk Pada Bayi

Category: Perawatan Bayi

bayi mengantukTAHUKAH ANDA bahwa bayi juga menguap lho kalau mengantuk, tidak hanya itu bayi juga kurang bisa memusatkan perhatian juga kalau sedang lelah. Ketika mereka sudah lebih besar, tubuh mereka yang sudah lebih besar akan menemukan cara-cara baru untuk mengatakan kepada anda bahwa mereka telah siap untuk tidur. Dan tanda-tanda bisa kita lihat di antaranya adalah:

Ketika mereka sudah dapat mengendalikan kepalanya

Pada saat mengantuk mereka akan memalingkan wajahnya menjauh dari benda atau orang, seakan-akan mereka menutup diri dari dunia. Bila digendong, ia akan menyembunyikan wajahnya ke dada anda. Mereka juga melakukan gerakan-gerakan yang tidak disengaja misalnya, menggapai-gapaikan lengan dan tungkainya.

Ketika mereka sudah dapat mengendalikan anggota tubuhnya

Dia menunjukkan kelelahannya dengan menggosok mata, menarik telinga atau menggaruk wajahnya.

Ketika mereka sudah mulai bisa menggerakkan tubuhnya

Bayi yang mulai lelah akan tampak mulai kehilangan koordinasi tubuh dan minat pada mainannya. Jika dipegangi, punggungnya akan meregang kebelakang. Jika berada di tempat tidurnya ia akan bergeser ke sudut tempat tidur dan menyadarkan kepalanya di sana atau dia akan menggulingkan tubuhnya kesalah satu sisi dan tetap begitu karena mereka tidak dapat membalikkan tubuhnya kembali.

Ketika dia sudah bisa merangkak atau berjalan

Ketika lelah, yang hilang terlebih dahulu adalah koordinasi tubuhnya, jika ia berusaha mengangkat tubuhnya untuk bangun maka ia akan jatuh, jika ia berjalan mereka akan tersandung atau membentur sesuatu. Mereka sudah memiliki kendali yang penuh atas tubuhnya sendiri, jadi mereka kerap bertahan dengan menggantung pada orang dewasa yang mencoba menurunkannya dari gendongannya. Mereka dapat berdiri di tempat tidur mereka tetapi seringkali tidak tahu bagaimana caranya turun kembali kecuali jika mereka jatuh seperti yang sering terjadi.

Ketika bayi akan tidur sama halnya seperti orang dewasa pada umumnya, dia akan melalui tahapan dari siklus tidur yang berlangsung kira-kira empat puluh lima menit. Mulanya dia akan memasuki tidur nyenyak, kemudian memasuki REM yaitu tidur yang lebih ringan yang berisi mimpi dan akhirnya muncul kesadaran. Pada orang dewasa, siklus ini tidak begitu kelihatan (kecuali mimpi yang jelas yang mengakibatkan kita terbangun) biasanya kita hanya akan membalikkan tubuh dan tertidur kembali tanpa menyadari bahwa kita sudah terbangun.

Mungkin anda mendengar mereka mengeluarkan suara menggeram kecil yang disebut sebagai “bayi phantom”. Sejauh tidak ada orang yang mengganggunya maka ia akan tertidur kembali.

Ada bayi yang keluar dari tidur REM dan tidak bisa tertidur kembali. seringkali ini disebabkan karena sejak lahir, orang tuanya terburu-buru turun tangan sehingga mereka tidak pernah punya kesempatan untuk belajar keluar dan masuk siklus tidur yang alami ini.

(Sumber: Secrets of  The Baby Whisperer, Tracy Hogg & Melinda Blau, Gramedia 2002)