Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Tipe-tipe Anak

Category: Tumbuh Kembang

SETIAP anak berbeda dan unik, ada yang sulit, ada yang mudah beradaptasi dan sebagainya. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Berdasarkan buku karangan Irawati Istadi ada tiga tipe anak:

Anak Yang Mudah

Anak-anak golongan ini biasanya penampilannya penuh keberanian dan terbuka. Tampil dan bicara apa adanya, mudah bergaul dengan orang-orang yang baru dikenalnya, lincah serta banyak bicara. Mereka sama sekali tidak canggung berada dilingkungan yang baru. Bahkan beberapa diantaranya tergolong anak yang sangat aktif.

Anak Yang Perlu Pemanasan

Tidak terlalu berani, tidak pula penakut, yang jelas ia perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Setelah tenggang waktu tersebut, mereka telah memperoleh kepercayaan dirinya kembali. Ia juga bisa menjadi begitu berani seperti teman-temannya yang mudah.

Dengan orang yang belum dikenal mereka hanya diam walaupun bukan berarti penakut. Tapi setelah kenal mereka bisa saja segera akrab. Anak-anak ini perlu dorongan semangat dari orang tuanya. Mereka perlu diberi motivasi terlebih dahulu.

Anak Yang Sulit

Anak ini sering makan hati orang tua, membuat gemas, jengkel sekaligus malu. Bayangkan, kemanapun anda pergi dia membuntut, baju ibu tak pernah lepas dari pegangan tangannya. Dengan orang yang baru dikenalnya dia tidak akan mau bicara. Padahal, kalau dirumah anak ini adalah anak periang, lucu dan pencerita yang hebat. Dia menceritakan satu persatu teman-temannya dengan jenaka tetapi kalau sudah sampai sekolah dia akan kembali menjadi gadis penakut, pasif dan pemalu. Pada minggu awal sekolahnya ia tidak akan tertarik untuk berkomunikasi dengan teman-teman sekolahnya dan cenderung malu untuk bergabung.

Satu-satunya yang bisa dilakukan orang tua terhadap anak ini adalah bersabar menunggu waktu. Hanya waktu yang bisa menyelesaikannya, tak ada gunanya capek-capek mengomel atau memaksanya untuk jadi berani. Omelan-omelan, ejekan, hinaan seperti ini akan menghilangkan rasa percaya diri si anak.