Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Peranan Gizi Dalam Tumbuh Kembang Anak

Category: Tumbuh Kembang

GIZI memiliki peranan yang tidak diragukan lagi pada tumbuh kembang anak terutama dalam kaitannya dengan lingkungan anak sejak dalam kandungan hingga remaja. Pola makan dan kualitas makanan anak di negara-negara tropik merupakan tantangan yang sangat perlu dikaji lebih mendalam untuk menjawab masalah gizi pada tumbuh kembang anak di Indonesia.

Sejak lama telah diketahui bahwa gizi sangat penting peranannya dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak sejak konsepsi dalam rahim dan berakhir pada masa pubertas. Dalam tumbuh kembang anak terdapat tahapan yang perlu diperhatikan pada periode kritis:

  • Tahap Prenatal (dalam rahim) - Merupakan bagian dari suatu proses perkembangan genetik yang dimodifikasi oleh variable ibu (maternal), apabila ibu hamil mendapatkan makanan yang cukup, maka bayi yang dikandungnya akan lahir normal. Pada ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi akan melahirkan bayi dengan berat lahir rendah.
  • Tahap Postnatal (pasca lahir) - Dimana bayi dalam proses tumbuh kembang hingga dewasa dipengaruhi oleh lingkungan hidup keluarganya, sosial, ekonomi dan faktor lingkungan lainnya.
Gizi yang tepat merupakan promosi utama untuk pertumbuhan dan perkembangan normal pada anak waktu tahap-tahap di atas. Anak membutuhkan:
  • Makro Nutrien (protein, lemak, karbohidrat dan cairan)
  • Mikro Nutrien (vitamin dan mineral)
Dalam era globalisasi ini perkembangan teknologi pangan dan gizi tampak sangat menonjol sehingga produk yang ditawarkan pada masyarakat semakin banyak dan bervariasi. Kebutuhan gizi pada usia balita perlu diperhatikan tentang kualitas ASI dan kemampuan memberikan ASI ekslusif pada ibu bekerja di Indonesia hingga 6 bulan.

Perubahan pemberian makanan dan kesukarannya menjelang 2 tahun merupakan akhir kritis yang sangat menentukan. Untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi bagi balita diperlukan makanan pendamping ASI yang bergizi yang kaya akan kandungan protein, vitamin dan mineral.

Untuk menghindari masalah yang serius karena kekurangan gizi makan pada tahap-tahap diatas:

  • Tahap Prenatal - Perlu tambahan nutrisi dengan tujuan untuk meningkatkan status gizi para ibu hamil dengan cara menerapkan pola makan yang baik, mengkonsumsi makanan dan buah-buahan yang bergizi serta meminum susu khusus ibu hamil yang memiliki kandungan gizi yang baik.
  • Tahap Postnatal - Perlu makanan pendamping ASI (MPASI) yang bermutu dan bergizi tinggi setelah bayi diberikan ASI Ekslusif selama 6 bulan.