Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Cara Efektif Menanamkan Nilai

Category: Tumbuh Kembang

SEMUA dimulai dari rumah. Rumah sebagai lingkungan pertama bagi anak memegang peranan penting agar ia tumbuh dan berkembang seperti yang diharapkan. Salah satu yang bisa Anda lakukan di rumah adalah menanamkan kebiasaan baik. Seperti yang tercantum di bawah ini:

  1. Membentuk rutinitas Tetapkan waktu yang sama untuk setiap kegiatan. Misalnya, makan pukul sekian, mandi pukul sekian, tidur pukul sekian. Supaya, balita sudah dididik teratur sejak dini.
  2. Memberi waktu jeda dalam setiap pergantian kegiatan Kalau anak sedang bermain, jangan langsung distop untuk memberi makan. Karena itu, beri waktu 10-15 menit sebelumnya untuk membuat Pengumuman bahwa waktu makan akan segera tiba.
  3. Ajari senyum dan terima kasih Senyum yang manis dan ucapan terima kasih dari balita pasti akan mengetuk hati semua orang. Tanamkan pada anak kebiasaan baik ini, dan mintalah ia mengucapkan terima kasih bila seseorang melakukan atau memberikan sesuatu yang baik padanya.
  4. Biasakan ia mengungkapkan perasaan secara verbal Semangatilah si kecil supaya bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya dengan jelas. Anda bisa membantunya dengan pertanyaan: Mau bobo? Mau minum? Sakit, Nak? Mau biskuit? dan sebagainya
5 Cara Efektif Menanamkan Nilai:
  1. Memberi contoh Balita sudah bisa belajar menghormati orang lain, terutama bila usianya sudah 2 tahun ke atas. Ia juga sudah bisa berbagi, berempati, asal Anda memberi contoh kongkrit bagaimana cara melakukannya.
  2. Hindari sikap berlebihan Pada usia 2-3 tahun, si kecil memang sedang senang "menguji" kesabaran Anda. Tapi, jika ia melanggar kebiasaan baik yang sudah Anda tanamkan, jangan bereaksi terlalu berlebihan.
  3. Memberi pujian Si kecil sudah senang dipuji. Selain karena tahap perkembangan moralnya masih dalam rangka memperoleh pujian, salah satu cara mudah agar si anak bersikap baik adalah memberi pujian.
  4. Tentukan batas dan aturan Walaupun masih belia, anak-anak membutuhkan garis tegas dalam berperilaku dan bersikap. Buatlah aturan-aturan sederhana, seperti makan harus di kursi, membereskan mainan setelah selesai, dan sebagainya.
  5. Tunjukkan empati Ketika ia jatuh dan menangis, tunjukkan empati dengan mengusap-usap bagian yang sakit. Peluk dan cium anak Anda dengan mesra. Lalu, ketika suatu saat teman bermain anak Anda jatuh, Anda bisa mengingatkan bahwa yang harus dilakukan bukanlah mengejek, tapi memberi pertolongan seperti yang Anda lakukan kepadanya.