Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Melindungi Kepala dan Otak Anak

Category: Tumbuh Kembang

melindungi otak anakUNTUK mengasuh anak anda menjadi anak yang cerdas secara fisik dan mental, anda harus selalu melindungi kemungkinan adanya kerusakan pada kepala dan otak anak anda. Seperti diketahui, kecerdasan seorang anak ditentukan oleh 3 faktor yang bekerja bersama-sama dan saling mempengaruhi, yaitu faktor keturunan dan faktor lingkungan yang telah disampaikan di awal tulisan ini, dan yang ketiga adalah faktor perubahan/kerusakan syaraf otak.

Kerusakan syaraf otak ini harus dicegah semaksimal mungkin, dengan cara :

1. Melakukan tindakan pencegahan terjadinya kecelakaan yang bisa melukai kepala dan otak

Kecelakaan ini bisa karena jatuh ataupun kecelakaan kendaraan bermotor. Untuk itu, anda harus memberikan lingkungan yang aman bagi anak anda, melakukan pengawasan yang proporsional dan seimbang. Yang perlu diingat, jangan sampai rasa khawatir anda menyebabkan anda terlalu melakukan proteksi terhadap segala kegiatan anak anda. Hal ini justru akan memberikan hasil yang negatif, karena anak anda menjadi tidak dapat berkembang dengan sempurna. Untuk itu, anda perlu memperhatikan tingkatan kemampuan anak sesuai dengan usianya. Misalnya, kapan anak anda masih perlu atau tidak perlu dipegang pada saat memanjat mainan di taman, dsb.

2. Menghindarkan anak anda dari penyakit menular yang bisa merusak otak

Penyakit menular yang bisa merusak otak dan paling sering ditemui adalah campak (measles) dan cacar air. Untuk menghindarinya, biasanya anak diberi imunisasi MMR (Measles/campak, Mumps/gondok, Rubella/campak jerman) dan imunisasi cacar air. Untuk MMR, sampai dengan saat ini masih ada dua pendapat yang berbeda tentang efek samping dari imunisasi ini. Dikatakan oleh salah satu pihak bahwa pemberian imunisasi MMR ini akan menjadi salah satu pemicu timbulnya autisme, sedangkan pihak lain menyatakan tidak ada hubungan sama sekali antara MMR dan autisme. Salah satu ciri anak yang terkena autisme adalah keterlambatan perkembangan bahasa/bicara dan sosial (misalnya, tidak mau bermain dengan orang lain).

3. Menghindarkan anak anda dari racun yang bisa merusak otak

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali bahan-bahan yang bisa menimbulkan kerusakan otak, misalnya adalah zat logam timah (Pb). Zat logam timah ini banyak terkandung di dalam cat biasa yang banyak digunakan sehari-hari, atau juga di dalam batu baterray. Anda perlu berhati-hati jika anak anda banyak memegang benda/mainan yang dicat. Walaupun akibat dari keracunan ini dapat disembuhkan, efek terhadap kerusakan otak masih bisa tetap ada. Sebenarnya, saat ini sudah banyak cat yang tidak menggunakan bahan timah yang digunakan untuk mainan anak-anak. Biasanya di mainan ini ada pernyataan “aman bagi anak”, dan harganya lebih mahal. Selain timah, logam-logam berat seperti merkuri (Hg) dan sejenisnya juga sangat berbahaya. Logam berat ini bisa juga terkandung di dalam ikan atau kerang dari laut yang pencemarannya tinggi.