Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Ketika Anak Marah

Category: Tumbuh Kembang

JIKA anak anda marah, jangan balik memarahi dirinya. Perhatikan hal-hal berikut :

  1. Dengarkan dengan penuh perhatian dan fokus kepada dirinya. Lakukan kontak mata dan sentuh anak dengan lembut.
  2. Beri tanggapan dalam satu kata, bukan nasehat panjang, agar anak bebas berekspresi, "Oh begitu." atau "Hmmm ...".
  3. Berikan nama terhadap perasaan yang dialami anak. "Aku tahu rasanya, kayak ada gunung meletus di dalam dada yaa, nggak enak yaa ?".
  4. Sebut tingkah laku anak, lalu kaitkan dengan emosinya. "Kamu tendang-tendang karena marah yaa ?".
  5. Beri anak waktu untuk mengekspresikan emosinya. Tetapi tetap tegas untuk tidak melanggar kesepakatan bersama. "Kamu boleh menangis keras, namun tidak merusak dan merobek-robek buku".
  6. Bila kita emosi, pisahkan diri dengan tenang. Katakan kita perlu waktu untuk menenangkan diri.
  7. Saat kita sudah tenang, lakukan kontak fisik dengan anak. Bila dia menolak, mendekatlah secara fisik.
  8. Bahas tingkah laku lain yang bisa dilakukan saat dia mengalami emosi yang sama. "kalau lagi kesel, daripada kamu teriak-teriak, kamu bisa bilang kalau kamu tidak suka".
  9. Setelah marah reda, lakukan langkah menyelesaikan konflik bersama anak.

#KeluargaKita