Mobile Joomla Templates by Best Web Host

Kenali Karakter Bayi Anda

Category: Tumbuh Kembang

karakter bayiBAYI lahir dengan karakter yang berbeda-beda walaupun dua bayi kembar sekalipun. Ada bayi yang mudah tersenyum dan mau diajak oleh orang lain yang baru bertemu, namun ada juga bayi yang mudah menangis ketika bertemu wajah baru. Apalagi jika harus menghadapi bayi yang mudah marah dan minta dituruti keinginannya. Oleh karena itu, ada baiknya kita bisa memperhatikan perilaku bayi kita untuk mengenali karakternya sehingga bisa memberikan pola asuh yang sesuai.

1. Bayi Ceria

Memiliki ciri-ciri mudah tersenyum, lembut, tidak banyak menuntut dan mau diajak oleh orang lain walaupun baru bertemu. Mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan mudah dibawa ke mana-mana. Ia makan, bermain, dan tidur dengan mudah. Biasanya bayi ceria juga tidak menangis ketika terbangun. Kadang dia cukup asyik bermain sendiri, menghibur diri sendiri, dan berbicara dengan bonekanya.

Pola Asuh : Dengan kondisi seperti di atas bayi dengan karakter ceria sangat mudah untuk distimulasi dan diajarkan kedisiplinan dengan memberikannya jadwal kegiatan tertentu. Walaupun relatif mudah menanganinya, tetaplah untuk memberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup, misalnya mengajaknya jalan-jalan, bertemu dengan bayi dan anak-anak lain maupun berkunjung ke rumah kerabat.

2. Bayi Buku Panduan

Bayi dengan karakter ini sangat mudah diduga perilakunya, mudah ditangani sesuai dengan apa yang tercantum dalam "buku panduan bayi". Tidak ada kejutan yang berarti, tahap perkembangannya pun berjalan sesuai jadwal. Tidur tanpa terbangun pada usia 3 bulan, lancar membalikkan tubuh di usia 5 bulan, duduk di 6 bulan, dan mengalami percepatan pertumbuhan pada waktunya.

Pola Asuh : Sesuaikan stimulasi dengan usianya. Amati perkembangannya dari bulan ke bulan. Terus tingkatkan kemampuannya. Ajari si kecil disiplin dengan menerapkan jadwal teratur, mulai tidur, makan, mandi, bermain, dan lain-lain. Umumnya bayi buku panduan akan mematuhi jadwal disiplin dengan baik. Jika ada masalah dengan jadwalnya, cobalah teliti, adakah tahapan tumbuh kembangnya yang menjadi hambatan, semisal, sulit tidur pada waktu biasanya karena sedang tumbuh gigi.

3. Bayi Peka / Sensitif

Dunia ini adalah tantangan bagi inderanya. Suara motor, teve, gonggongan anjing, petir maupun tangisan bayi lain bisa membuatnya terhenyak dan segera memberikan respon yang terkadang membuat kita bingung harus melakukan apa untuk menenangkannya. Bayi dengan karakter ini terkadang menangis tanpa alasan yang kita mengerti, sinar lampu yang terlampau terang pun bisa membuatnya menangis. Tidak mudah baginya untuk menghadapi wajah baru atau ajakan orang yang baru pertama kali bertemu. Pola dan jadwal yang kita buatpun tidak mudah untuk diikuti.

Pola Asuh : Dengan karakter yang demikian, maka berikan perhatian lebih, baik berupa ciuman, pelukan atau dengan menggendongnya. Cara ini sangatlah mujarab untuk menenangkannya walaupun bagi bayi lain adalah hal yang biasa. Pelajari tanda-tanda dan tangisannya dengan baik, sehingga orangtua atau pengasuh bisa menerka, apa yang diinginkan si kecil. Selain itu, saat menyusui bayi, usahakan tak terlalu banyak berganti posisi, pindah ruangan, atau berbicara terlalu keras. Hindari penggunaan barang-barang yang terlalu berbeda-beda corak dan warnanya untuk keperluan si kecil seperti seprai, selimut, wadah makan, dan sebagainya. Sedangkan saat tidur, cobalah redupkan lampu kamar dan tenangkan si kecil hingga terlelap.

4. Bayi Semangat

Sejak lahir, bayi tipe ini sudah mengetahui apa yang disukai dan tidak. Ia juga tak segan-segan memberitahukannya. Saat bangun pagi, mungkin dia akan berteriak, meminta orangtua atau pengasuh mengganti popoknya yang basah. Bayi ini memang banyak mengeluarkan suara keras. Bahasa tubuhnya juga agak menyentak-nyentak. Kaki dan tangannya pun sepertinya tak bisa diam, selalu bergerak-gerak. Bayi semangat umumnya juga tidak sulit makan.

Pola Asuh : Beri mainan edukatif yang bisa merangsang kemampuan motorik kepribadian  bayi ini. "Bungkus" kaki dan tangan si kecil saat tidur. Jika tidak, karena kaki dan tangannya terus bergerak, akan membuatnya sulit tidur. Jangan diberi terlalu banyak rangsangan sebelum tidur, seperti mainan gantung atau aktivitas bermain yang melibatkan banyak gerakan. Jika tak kunjung tenang, cobalah membasuhnya dengan air hangat agar tubuhnya nyaman dan setelah itu cepat terlelap.

5. Bayi Pemarah

Bisa jadi tipe bayi pemarah cukup merepotkan, di sinilah kesabaran kita diuji. Dia cenderung jarang tersenyum, lebih sering menangis atau rewel ketika mau tidur. Acara mandi yang biasanya menyenangkan bisa jadi menjadi heboh karena dia enggan dimandikan. Suka meronta-ronta ketika memakai atau berganti baju. Butuh kesabaran ketika menyuapinya, karena mungkin dia akan sulit membuka mulutnya dan harus dengan trik-trik khusus untuk membujuknya agar mau makan.

Pola Asuh : Atasi sikap amarah bayi dengan tenang dan sabar, karena bayi pemarah umumnya akan menangis keras dan lama. Patuhi juga kemauannya; saat menangis, segera hampiri sebelum jeritannya bertambah nyaring. Menenangkan bayi bisa dengan cara menggendong atau banyak menciumnya. Bersikaplah fleksibel pada jadwal namun sedapat mungkin lakukan aktivitas yang sama pada jam yang sama untuk bayi. Sedikit kekacauan tak masalah. Yang penting, pada akhirnya nanti si kecil menjadi terbiasa dengan suatu rutinitas atau melakukan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Termasuk kegemarannya begadang, biarkan saja, seraya secara perlahan-lahan menetapkan jadwal tidur yang lebih baik. Hindari hal-hal yang dapat mengganggu tidurnya.